Atasi Newcastle United, Liverpool Tempel Manchester City Di Puncak Klasemen
Persaingan gelar Liga Primer Inggris masih berlangsung ketat setelah Liverpool mengukir kemenangan 3-1 kala menjamu Newcastle United di pekan ke-17, Jumat (17/12) dini hari WIB tadi.
Sebelum duel di Anfield ini digelar, Newcastle memiliki rekor buruk sebagaimana mereka tidak pernah menang dalam 25 kunjungan terakhirnya ke markas Liverpool di ajang Liga Primer (D5 L20). Hanya melawan Manchester United mereka memiliki catatan tak pernah menang terpanjang dalam sejarah liga (29, antara 1973 dan 2012).
25 – Since winning their first ever Premier League visit to Liverpool in April 1994, Newcastle are winless in their last 25 visits to Anfield (D5 L20) – only vs Man Utd have they ever had a longer winless away run in their league history (29 between 1973 & 2012). Fragile. #LIVNEW
— OptaJoe (@OptaJoe) December 16, 2021
Meski begitu, tim tamu arahan Eddie Howe sempat mengejutkan lewat gol mantan gelandang The Reds Jonjo Shelvey dan itu merupakan lesakan ketiganya di Liga Primer saat bersua Liverpool. Dari semua pemain yang pernah bermain untuk panji Si Merah di kompetisi ini, hanya Nicolas Anelka (5) yang memiliki catatan gol lebih baik.
3 – Jonjo Shelvey’s goal was his third in the Premier League against Liverpool – of players to have previously played for the Reds in the competition, only Nicolas Anelka (5) has scored more against them after leaving. Haunt. #LIVNEW
— OptaJoe (@OptaJoe) December 16, 2021
Liverpool butuh 14 menit untuk menyamakan kedudukan dan gol penyama itu datang dari aksi Diogo Jota. Menyusul itu, Liverpool pun telah menjaringkan gol di 32 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, yang menjadi catatan terpanjang dalam sejarah mereka.
32 – Liverpool have scored in each of their last 32 games in all competitions, the longest ever scoring run in their history. Flowing. #LIVNEW
— OptaJoe (@OptaJoe) December 16, 2021
Keadaan berbalik untuk tuan rumah empat menit berselang seusai Mohamed Salah turut menjebol gawang Martin Dubravka. Opta mencatat Salah telah terlibat dalam terciptanya 24 gol untuk Liverpool di Liga Primer musim ini (15 gol, 9 assist). Dan dalam sejarah Liga Primer, hanya Alan Shearer pada 1994/95 yang memiliki catatan lebih baik sebelum Natal.
24 – Mohamed Salah has 24 Premier League goal involvements this season (15 goals, 9 assists) – in Premier League history, only @alanshearer in 1994-95 has registered more before Christmas in a single campaign (25 – 16 goals, 9 assists). Cheer. #LIVNEW
— OptaJoe (@OptaJoe) December 16, 2021
Liverpool membungkus kemenangannya di paruh akhir babak kedua berkat Trent Alexander-Arnold, untuk sekaligus mengantar klubnya mengamankan 2.000 kemenangan di kompetisi kasta tertinggi. Mereka adalah klub pertama yang mencapai prestasi tersebut dalam sejarah sepakbola Inggris.
2000 – Liverpool have now won 2,000 top-flight games, the first club to reach the milestone in English football league history. Disco. #LIVNEW
— OptaJoe (@OptaJoe) December 16, 2021
Berkat hasil ini, Liverpool arahan Jurgen Klopp memperpendek jarak dengan sang pemuncak klasemen Manchester City menjadi satu poin, selagi mereka membayangi di urutan kedua. Sementara itu, kekalahan membuat Newcastle semakin terbenam di dasar klasemen lantaran baru meraih sepuluh angka dari 17 laga perdana.